Mengandalkan Manusia Atau Mengandalkan TUHAN ----- Yeremia 17 : 5 - 8

Author : Pdt. Evert Loupatty | Thu, 8 November 2012 - 13:24 | View : 2052

Mengapa Allah mengajarkan kita untuk tidak mengandalkan manusia? sedikitnya ada 2 alasan mengapa orang percaya tidak boleh mengandalkan manusia.

Pertama, karena manusia dapat mengecewakan. Manusia seringkali ingkar kepada kata-kata dan janjinya sendiri. Ada begitu banyak orang yang dengan mudah mengucapkan janji-janji manis ...., namun semudah mengucapkan janji, semudah itu pula janji itu terlupakan. Mungkin kita juga adalah salah satu dari orang yang sering mengingkari janji kita kepada sesama?

Kedua,  karena manusia memiliki kemampuan yang terbatas. Ada pula kenyataan orang yang berjanji kepada kita ingin sekali menepati janjinya, tetapi keadaannya tidak memungkinkan untuk menepati janji itu.

Jadi, kalau kita sudah memahami bahwa manusia dapat mengecewakan dan manusia memiliki kemampuan yang terbatas, mengapa kita masih mengandalkan manusia dan bukan mengandalakan TUHAN?  Padahal dengan jelas hanyalah TUHAN satu-satunya pribadi yang patut diandalkan, karena TUHAN memiliki kriteria untuk dapat diandalkan yaitu: 

Pertama : TUHAN selalu menepati janji-NYA. DIA tidak pernah mengingkari janji-NYA.

Kedua : Tuhan adalah pribadi yang MAHA KUASA. Tidak ada yang dapat membatasi kuasa-NYA untuk menolong kita. TUHAN dapat memberikan pertolongan meski seberat apa pun masalah kita, kapan pun dan dimana pun kita perlu pertolongan-NYA. TUHAN adalah pribadi yang dapat diandalkan.

Jadi, siapa yang mau kita andalkan? Manusia yang dapat mengecewakan dan terbatas atau TUHAN yang memegang janji-NYA dan tidak terbatas?

_COMMENTS


Arsip : • 2017201520132012