Saat Kita Terkepung ---- 2 Tawarikh 20 : 1 - 13; 20 - 22.

Author : Pdt. Evert Loupatty | Tue, 26 March 2013 - 11:44 | View : 1154
yosafat.jpg
Yosafat terkepung dan menjadi takut sebab bangsa yang datang menyerang rakyat dan tentaranya bukanlah bangsa yang lemah. Tetapi setelah Yosafat datang dan merendahkan diri kepada TUHAN, TUHAN turun dan mengacaukan bangsa Amon dan bangsa Moab itu. Apakah yang diperbuat Yosafat sehingga TUHAN turun dan mengacaukan musuh-musuh Yosafat?
  1. Ia Berpuasa. Yosafat dan bangsanya berpuasa. Mereka meminta belas kasihan TUHAN. Mereka memfokuskan diri dan perhatian mereka kepada TUHAN dan tidak memusingkan diri dengan urusan mereka sendiri. Sehingga mereka bergantung secara mutlak kepada TUHAN. Dengan berpuasa, kita memberikan signal kepada TUHAN bahwa kita tidak mampu berperang sendiri, kita butuh campur tangan TUHAN. Sebagai hasilnya TUHAN turut campur dalam peperangan yang kita hadapi.
  2. Ia Berdoa. Doa adalah sesuatu hal yang sangat penting dalam kehidupan orang percaya. TUHAN YESUS telah memberikan contoh dan teladan yang sangat penting, dan mengajarkan kepada kita bagaimana cara berdoa. Yosafat ketika dikepung oleh musuh-musuhnya, dia tidak mengandalkan kekuatan sendiri, ia tidak mengandalkan peralatan perang dan bala tentaranya, melainkan ia datang memohon pertolongan pada TUHAN. Ketika persoalan demi persoalan datang mengepung kita, apakah kita pergi ke dukun untuk mencari pertolongan? Mencari cara yang bertentangan dengan Firman TUHAN? Atau kita tenang, berdiam diri dan duduk di bawah kaki TUHAN?
  3. Ia Memuji TUHAN. Masih ingat bagaimana tembok Yerikho runtuh? semua itu terjadi hanya dengan puji-pujian kepada TUHAN. Pujian kepada TUHAN memberika kuasa dan mujizat bagi orang percaya. ALLAH selalu bertahta di atas puji-pujian (Mazmur 22 : 4).
Apakah saat ini kita merasa terkepung oleh masalah dan persoalan dari berbagai penjuru? Adakah masalah kita yang terlalu besar? Jangan kita lari kepada manusia! (Yeremia 17 : 5). Datang dan temui TUHAN dengan berpuasa, berdoa dan memuji TUHAN. Kita pasti terbebas dari setiap kepungan musuh.

_COMMENTS


Arsip : • 2017201520132012