Motivasi Memberi Persembahan

Author : Karly Ang | Sat, 4 July 2015 - 18:14 | View : 444
images-5.jpg

Motivasi Memberi Persembahan

Ada orang yang rajin memberikan perpuluhan setiap bulan dengan motivasi macam-macam, antara lain:
1. Karena itu kewajiban, dalam hatinya memberikan perpuluhan seperti membayar pajak, jadi setelah membayarnya maka kewajibannya sudah selesai dikerjakannya. Lalu ia suka-suka hidup dengan yang 90 persennya, yg dianggapnya adalah miliknya sendiri. Padahal semuanya milik Tuhan.
2. Karena itu mendatangkan keamanan terhadap hartanya, seringkali dikaitkan secara salah dengan ayat "Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam". Memangnya uang keamanan?
3. Karena itu mendatangkan keuntungan, sebab akan dibalas oleh Tuhan 30x, 60x, dan bahkan 100x lipat. Yang ini jelas tidak Alkitabiah, tidak ada ayatnya. Ini tipe manusia yang opportunis, mau cari untung dengan segala cara.
4. Karena motivasi lainnya yang tidak memperhitungkan perasaan Tuhan. Ini sebenarnya kurang ajar terhadap Pencipta kita.

Tuhan tidak membutuhkan apapun dari manusia, Ia adalah pemilik seluruh jagad raya ini.
Manusialah yang membutuhkan Tuhan untuk hidup benar dan menjadi anak-Nya.

Sesungguhnya segala bentuk persembahan itu tidak ada gunanya sama sekali, kalau dilandasi motivasi yang salah.

1 Korintus 13:3
Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

_COMMENTS


Arsip : • 2017201520132012