Kekafiran

Author : Karly Ang | Mon, 6 July 2015 - 20:57 | View : 519
images-8.jpg

Unsur-Unsur kekafiran

Kata kafir memang berarti orang yang tidak percaya kepada Tuhan. Tetapi definisi ini sebenarnya terlalu dangkal, sebab banyak orang yang percaya adanya Tuhan, tetapi masih mempunyai unsur-unsur kekafiran dalam hidupnya. Mereka masih hidup sama dengan orang yang tidak percaya Tuhan, masih hidup secara kafir, sekalipun kelihatan sangat agamawi.

Unsur-unsur kekafiran inilah yang harus dibuang satu persatu dalam diri kita. Inilah yang dimaksud Alkitab dengan berbagai nafsu kedagingan dan cinta akan dunia ini.

Coba periksa diri sekarang, apakah masih ada unsur-unsur kekafiran itu dalam diri kita?
Unsur-unsur kekafiran itu adalah segala karakter kita yang tidak sesuai dengan perasaan dan kehendak Tuhan, misalnya pelit, materialistis, egois, mengumbar nafsu seks dengan kawin sana kawin sini, pesta pora, haus kekuasaan, rasis, penuh kebencian terhadap sesama yang tidak sepaham, dll.

Manusia semacam ini tidak layak masuk ke Surga, sebab yang najis tidak bisa masuk Surga.
Hanya yang kudus yang diijinkan masuk Surga.

1 Ptr 1:16
sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

_COMMENTS


Arsip : • 2017201520132012